Our Location
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

Rp1
Kyoritsu 2007R Digital clamp meter
Range AC A 600A/ 1000A True RMS
6000 counts display
Full covered jaw: 33 mm
Tear drop shaped jaw
ACV : 600V
DCV : 600V
Resistance : 600 Ohm/ 6 KOhm
Hold function
Buzzer function
Safety standard IEC 61010-1 CAT IV 300V/ CAT III 600V
Kyoritsu 2007R, accessories yyang termasuk :
Test leads 7066A
Instruction manual
Carrying case / tas penyimpan
Certificate of conformity
batere AAA(1.5V) 2 pcs
Kyoritsu 2007R Digital Clamp Meter 1000 A AC True RMS adalah alat ukur listrik digital yang dirancang untuk membantu teknisi listrik, teknisi pemeliharaan, dan profesional di bidang kelistrikan melakukan pengukuran arus AC tanpa harus memutus rangkaian kabel. Dengan desain tang ampere yang praktis, alat ini memudahkan pemeriksaan arus listrik pada instalasi, panel distribusi, mesin industri, serta berbagai sistem kelistrikan.
Menggunakan teknologi True RMS (Root Mean Square), Kyoritsu 2007R dirancang untuk memberikan pengukuran nilai efektif arus AC secara lebih representatif, khususnya ketika bentuk gelombang arus tidak sepenuhnya sinusoidal. Fitur ini berguna dalam pemeriksaan sistem kelistrikan yang menggunakan berbagai jenis beban listrik.
Kyoritsu 2007R merupakan pilihan alat ukur untuk mendukung pekerjaan inspeksi, perawatan preventif, troubleshooting, dan pemeriksaan kondisi operasional peralatan listrik. Bentuknya yang portabel memudahkan teknisi membawa alat ke lokasi kerja, baik untuk kebutuhan industri, gedung komersial, bengkel listrik, maupun pemeliharaan fasilitas.
Kapasitas pengukuran arus AC hingga 1000 A: membantu pemeriksaan arus pada berbagai instalasi dan peralatan listrik sesuai rentang ukur alat.
Teknologi True RMS: mendukung pembacaan nilai efektif arus AC pada kondisi gelombang yang bervariasi, selama masih dalam spesifikasi alat.
Pengukuran tanpa memutus kabel: rahang penjepit memungkinkan pengukuran arus tanpa perlu membuka sambungan konduktor.
Praktis untuk inspeksi lapangan: desain digital clamp meter memudahkan teknisi melakukan pengukuran langsung pada lokasi instalasi.
Mendukung pemeliharaan peralatan listrik: membantu pemeriksaan arus pada motor, panel listrik, sistem distribusi, dan beban listrik lainnya.
Mempermudah troubleshooting: hasil pengukuran dapat digunakan sebagai salah satu dasar untuk mengidentifikasi kondisi arus yang tidak sesuai dengan kebutuhan operasional.
Kyoritsu KEW 2007R memiliki beberapa fungsi pengukuran untuk membantu pemeriksaan instalasi dan peralatan listrik.
1. Pengukuran arus AC (AC Current)
Mengukur arus bolak-balik hingga 1000 A menggunakan rahang penjepit. Pengukuran dilakukan dengan menjepit satu konduktor tanpa perlu memutus rangkaian listrik.
2. Pengukuran tegangan AC (AC Voltage)
Mengukur tegangan bolak-balik hingga 600 V menggunakan probe pengujian yang sesuai. Berguna untuk memeriksa tegangan pada instalasi listrik dan terminal peralatan.
3. Pengukuran tegangan DC (DC Voltage)
Mengukur tegangan searah hingga 600 V, misalnya pada rangkaian catu daya atau sistem elektronik yang sesuai dengan spesifikasi alat.
4. Pengukuran resistansi (Resistance)
Mengukur hambatan listrik pada rentang 600 Ω dan 6 kΩ dengan pemilihan rentang otomatis. Fungsi ini dapat membantu pemeriksaan komponen dan rangkaian yang tidak bertegangan.
5. Pengujian kontinuitas (Continuity Test)
Dilengkapi buzzer kontinuitas yang berbunyi ketika resistansi berada di bawah ambang sekitar 90 Ω. Fungsi ini membantu memeriksa sambungan kabel dan jalur rangkaian.
6. Fitur Data Hold dan Auto Power Save
Data Hold membantu mempertahankan hasil pengukuran pada layar, sedangkan Auto Power Save membantu menghemat baterai ketika alat tidak digunakan.
Informasi fungsi dan karakteristik tersebut sesuai dengan spesifikasi KEW 2007R dari produsen.
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Merek | Kyoritsu |
| Model | KEW 2007R |
| Jenis alat | Digital AC Clamp Meter |
| Pengukuran arus AC | 600,0 A / 1000 A, auto-ranging |
| Akurasi arus AC | ±1,5% + 4 digit pada 45–65 Hz; ±2,0% + 4 digit pada 40–400 Hz |
| Pengukuran tegangan AC | Hingga 600 V |
| Pengukuran tegangan DC | Hingga 600 V |
| Pengukuran resistansi | 600,0 Ω / 6,000 kΩ |
| Pengujian kontinuitas | Buzzer berbunyi di bawah sekitar 90 Ω |
| Diameter konduktor maksimum | 33 mm |
| Resolusi arus | 0,1 A |
| Teknologi pengukuran | True RMS |
| Standar keselamatan | CAT IV 300 V / CAT III 600 V |
| Catu daya | 2 baterai AAA 1,5 V |
| Dimensi | 204 × 81 × 36 mm |
| Berat | Sekitar 220 gram, termasuk baterai |
| Aksesori standar | Test lead 7066A, carrying case 9079, baterai, dan buku petunjuk |
Sumber spesifikasi: katalog resmi Kyoritsu. Akurasi dan batas penggunaan mengikuti rentang ukur serta kondisi pengujian yang ditentukan produsen.
Periksa kondisi fisik alat dan pastikan rahang penjepit dapat menutup dengan baik.
Putar selektor ke fungsi pengukuran arus AC.
Tekan pemicu untuk membuka rahang penjepit.
Jepit satu konduktor saja yang akan diukur, lalu pastikan rahang tertutup sempurna.
Baca nilai arus yang ditampilkan pada layar digital.
Setelah selesai, lepaskan alat dari konduktor dan matikan sesuai petunjuk penggunaan.
Pastikan kabel probe terpasang pada terminal yang benar.
Pilih fungsi tegangan AC atau DC sesuai jenis rangkaian.
Hubungkan probe ke titik pengukuran yang sesuai.
Baca nilai tegangan pada layar.
Lepaskan probe dengan aman setelah pengukuran selesai.
Pastikan sumber daya rangkaian telah dimatikan.
Pastikan tidak ada tegangan pada titik pengukuran.
Pilih fungsi resistansi atau kontinuitas.
Hubungkan probe ke dua titik pengukuran.
Baca nilai resistansi atau perhatikan bunyi buzzer untuk pemeriksaan kontinuitas.
Penting: Pengukuran pada instalasi bertegangan harus dilakukan oleh personel yang kompeten dengan menggunakan alat pelindung diri yang sesuai. Jangan mengukur resistansi atau kontinuitas pada rangkaian yang masih bertegangan. Perhatikan batas kategori keselamatan, tegangan, dan prosedur pada buku petunjuk.
Kyoritsu 2007R dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan pemeriksaan kelistrikan, antara lain:
Industri dan pabrik: memeriksa arus operasional motor listrik, mesin produksi, dan panel distribusi.
Instalasi gedung: memeriksa arus dan tegangan pada sistem distribusi listrik.
Teknisi maintenance: mendukung pemeliharaan preventif dan pemeriksaan gangguan kelistrikan.
Bengkel listrik: membantu pemeriksaan rangkaian, kabel, dan peralatan listrik.
Sistem HVAC: mendukung pemeriksaan kelistrikan pada unit pendingin udara dan peralatan terkait.
Teknisi listrik profesional: membantu proses inspeksi, diagnosis awal, serta pemantauan kondisi beban listrik.