Probe Oscilloscope Iwatsu SS-0130R 200 MHz 10:1

Rp1

Probe Oscilloscooe Iwatsu model SS-0130R Frequency Bandwidth DC 200 Mhz +- 3dB Attenuation Ratio 10 : 1 +- 3% Input Voltage 600 V ( DC+ AC Peak ) panjang probe termasuk kabel 1,5 meter accessories: * Adjusting screwdriver Made in Japan

Probe Oscilloscope Iwatsu SS-0130R 200 MHz Ratio 10:1 Made in Japan merupakan aksesori alat ukur elektronik yang digunakan untuk menghubungkan titik pengukuran pada rangkaian elektronik dengan osiloskop (oscilloscope). Probe ini membantu teknisi dan engineer mengamati bentuk gelombang sinyal listrik, menganalisis karakteristik sinyal, serta melakukan pemeriksaan dan troubleshooting pada rangkaian elektronik.

Dengan spesifikasi bandwidth 200 MHz dan rasio atenuasi 10:1, probe ini dirancang untuk mendukung pengukuran sinyal berfrekuensi tinggi sesuai kemampuan probe dan osiloskop yang digunakan. Produk Iwatsu SS-0130R dapat menjadi pilihan bagi laboratorium elektronika, teknisi servis, industri, lembaga pendidikan, dan kebutuhan pengujian perangkat elektronik.

1. Deskripsi Produk

Iwatsu SS-0130R Oscilloscope Probe 200 MHz 10:1 adalah probe osiloskop yang berfungsi sebagai penghubung antara rangkaian yang diuji dengan instrumen osiloskop. Probe membantu menyalurkan sinyal listrik ke osiloskop agar bentuk gelombang dapat ditampilkan dan dianalisis secara visual.

Probe dengan rasio 10:1 memiliki karakteristik atenuasi, yaitu sinyal yang diteruskan ke osiloskop menjadi sepersepuluh dari tegangan pada titik pengukuran. Dengan demikian, tegangan aktual dapat dihitung melalui faktor pengali 10 apabila pengaturan atenuasi osiloskop sudah sesuai.

Bandwidth 200 MHz menunjukkan kemampuan respons frekuensi probe hingga rentang nominal tersebut. Performa pengukuran aktual juga dipengaruhi oleh bandwidth osiloskop, kompensasi probe, karakteristik rangkaian, dan metode koneksi.

Produk ini cocok digunakan untuk pengujian rangkaian elektronik, pemeriksaan sinyal digital maupun analog, analisis bentuk gelombang, serta kegiatan pemeliharaan dan perbaikan peralatan elektronik.

2. Fungsi Probe Oscilloscope Iwatsu SS-0130R

Berikut beberapa fungsi utama probe osiloskop Iwatsu SS-0130R:

  • Mengukur dan mengamati sinyal listrik: Menghubungkan titik pengukuran pada rangkaian ke input osiloskop.

  • Menganalisis bentuk gelombang: Membantu pengamatan amplitudo, periode, frekuensi, dan karakteristik bentuk gelombang.

  • Mendukung pengukuran sinyal berfrekuensi tinggi: Bandwidth nominal 200 MHz mendukung pemeriksaan sinyal dengan komponen frekuensi tinggi dalam batas spesifikasi sistem pengukuran.

  • Mengurangi amplitudo sinyal dengan rasio 10:1: Atenuasi membantu pengukuran tegangan yang sesuai dengan rentang input osiloskop.

  • Mendukung troubleshooting elektronik: Berguna untuk memeriksa sinyal pada rangkaian kontrol, modul elektronik, dan perangkat berbasis sinyal.

  • Membantu kegiatan laboratorium dan pendidikan: Dapat digunakan dalam praktik pengukuran elektronika dan analisis sinyal.

3. Kelebihan Iwatsu SS-0130R 200 MHz

PP-200 - sonda oscyloskopowa x10 600V 200MHz - sklep Kamami

1. Bandwidth hingga 200 MHz

Mendukung pengamatan sinyal dengan komponen frekuensi tinggi untuk berbagai kebutuhan pengujian dan analisis elektronik.

HANMATEK HM5100 Passive Oscilloscope Probe User Manual

2. Rasio atenuasi 10:1

Membantu menurunkan amplitudo sinyal yang diteruskan ke osiloskop. Faktor atenuasi harus diperhitungkan saat membaca nilai tegangan.

Communication and Information Technology (Master) - Universität Bremen

3. Mendukung pemeriksaan rangkaian elektronik

Berguna untuk analisis sinyal, pengujian rangkaian, pemeliharaan peralatan, dan pencarian gangguan pada perangkat elektronik.

太陽誘電株式会社「東京&群馬開催/28卒理系対象!電子部品業界・職種を知る2日」オープン・カンパニー&キャリア教育情報丨就活ならリクナビ

4. Produk Iwatsu Made in Japan

Menjadi pilihan bagi pengguna yang mencari aksesori pengukuran elektronik dari merek Iwatsu dengan identitas produksi Jepang.

4. Spesifikasi Produk

Parameter Keterangan
Merek Iwatsu
Model SS-0130R
Jenis produk Probe osiloskop (oscilloscope probe)
Bandwidth nominal 200 MHz
Rasio atenuasi 10:1
Negara asal Jepang (Made in Japan, sesuai informasi produk)
Fungsi utama Pengukuran dan pengamatan sinyal menggunakan osiloskop

Catatan: Spesifikasi di atas memuat informasi yang tersedia dari nama produk. Tegangan input maksimum, rentang kompensasi, kapasitansi input, waktu naik, panjang kabel, serta kompatibilitas konektor perlu dikonfirmasi melalui lembar data resmi atau label produk sebelum pembelian.

5. Cara Menggunakan Probe Oscilloscope Iwatsu SS-0130R

Langkah 1 — Periksa kondisi probe

Pastikan kabel, ujung probe, konektor, dan aksesori tidak mengalami kerusakan. Jangan gunakan probe yang isolasinya rusak.

Langkah 2 — Hubungkan ke osiloskop

Pasang konektor probe ke kanal input osiloskop yang kompatibel. Pastikan pengaturan atenuasi pada osiloskop sesuai dengan rasio probe 10:1.

Langkah 3 — Lakukan kompensasi probe

Jika osiloskop dan probe menyediakan fasilitas kompensasi, hubungkan probe ke terminal kalibrasi osiloskop dan sesuaikan hingga bentuk gelombang persegi terlihat benar, mengikuti petunjuk perangkat.

Langkah 4 — Lakukan pengukuran

Hubungkan ujung probe ke titik sinyal yang akan diuji dan koneksi referensi ke ground rangkaian yang tepat. Atur skala tegangan, basis waktu, dan trigger osiloskop.

Langkah 5 — Baca hasil pengukuran

Amati bentuk gelombang pada layar. Pada rasio 10:1, tegangan aktual umumnya sebesar 10 kali nilai yang terukur pada input probe, jika osiloskop belum menerapkan faktor atenuasi secara otomatis.

Peringatan keselamatan: Pastikan tegangan dan kategori pengukuran berada dalam batas rating probe dan osiloskop. Jangan menghubungkan ground probe ke titik bertegangan yang tidak sesuai. Untuk rangkaian listrik bertegangan tinggi atau yang terhubung ke listrik utama, gunakan probe dan prosedur pengukuran yang memang memiliki rating keselamatan sesuai kebutuhan.

6. Aplikasi dan Penggunaan

Probe osiloskop Iwatsu SS-0130R dapat dipertimbangkan untuk berbagai aplikasi berikut, dengan memperhatikan rating listrik dan kompatibilitas perangkat:

  • Laboratorium elektronika dan instrumentasi.

  • Pengujian rangkaian analog dan digital.

  • Pemeriksaan sinyal pada papan sirkuit elektronik.

  • Analisis bentuk gelombang pada rangkaian kontrol.

  • Perawatan dan perbaikan perangkat elektronik.

  • Kegiatan pembelajaran, penelitian, dan pengembangan produk elektronik.