Our Location
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

Rp1
Measurement Range 3 ranges, 30 to 130 dB, input signal only.
Resolution 0.1 dB.
Accuracy Frequency weighting meet IEC 61672 class 2, calibrating input signal on 94 dB(31.5 Hz to 8
(23 ± 5 ℃) kHz), then the accuracy of frequency weighting is specified as following:
31.5 Hz – ± 3.5 dB, 63 Hz – ± 2.5 dB, 125 Hz – ± 2.0 dB
250 Hz – ± 1.9 dB, 500 Hz – ± 1.9 dB, 1 kHz – ± 1.4 dB
2 kHz – ± 2.6 dB, 4 kHz – ± 3.6 dB, 8 kHz – ± 5.6 dB
Characteristics of A & C.
Frequency A weighting – The characteristic is simulated as “Human Ear Listing” response. Typical, if making
Weighting Network the environmental sound level measurement, always select to A weighting.
C weighting – The characteristic is near the “FLAT” response. Typical, it is suitable for checking the
noise of machinery (Q.C. check) & knowing the sound pressure level of the tested
equipment.
Range selector 30 to 80 dB, 50 to 100 dB, 80 to 130 dB, 50 dB on each step,
with over & under range indicating.
Time weighting Fast – t= 200 ms, Slow – t = 500 ms,
(Fast & Slow) * “Fast” range is simulated the human ear response time weighting.
“Slow” range is easy to get the average values of vibration sound level.
Power Consumption Approx. DC 6mA.
Dimension 255 x 70 x 28 mm (10.0×2.8×1.1 inch).
Lutron SL-4011, Standard Accessories yang termasuk:
* Instruction Manual 1 PC.
* Baterry 9 Volt 1 PC
* Box Hard case, Model : CA-06.
Optional Accessories tidak termasuk
– Sound Calibrator, Model : SC-941. (94 dB) Sound Calibrator, Model : SC-942.(94 dB& 114 dB
Lutron SL-4022 Sound Level Meter adalah alat ukur tingkat tekanan suara yang digunakan untuk mengukur intensitas kebisingan dalam satuan desibel (dB). Alat ini memiliki fungsi pembobotan frekuensi A dan C (A-weighting dan C-weighting) sesuai dengan konfigurasi model yang disebutkan, sehingga pengukuran dapat disesuaikan dengan kebutuhan evaluasi suara.
Sound level meter merupakan instrumen penting untuk pemeriksaan kebisingan di lingkungan industri, bengkel, perkantoran, laboratorium, fasilitas umum, dan area kerja. Dengan menggunakan alat ukur suara, pengguna dapat mengetahui tingkat tekanan suara pada lokasi tertentu dan mendokumentasikan hasil pengukuran untuk kebutuhan pemeriksaan teknis.
Salah satu fungsi penting Lutron SL-4022 adalah mendukung pengukuran dengan pembobotan frekuensi A dan C. Pembobotan A umumnya digunakan untuk pengukuran kebisingan yang mempertimbangkan sensitivitas pendengaran manusia, sedangkan pembobotan C memiliki respons frekuensi yang lebih datar dan dapat digunakan untuk mengevaluasi suara dengan kandungan frekuensi rendah yang lebih menonjol.
Dalam penerapan industri, alat ukur ini dapat membantu pemeriksaan suara dari mesin produksi, kompresor, kipas, motor, pompa, dan berbagai peralatan mekanis lainnya. Hasil pengukuran dapat digunakan untuk membandingkan tingkat suara di beberapa lokasi serta mendukung kegiatan pemeliharaan fasilitas.
Lutron SL-4022 Sound Level Meter dapat dipertimbangkan oleh teknisi, petugas keselamatan dan kesehatan kerja (K3), pengelola gedung, tenaga laboratorium, serta pengguna yang membutuhkan pengukuran tingkat kebisingan. Untuk aplikasi yang membutuhkan kepatuhan terhadap standar tertentu, pastikan spesifikasi teknis dan kelas instrumen sesuai dengan persyaratan pengukuran.
Fungsi utama alat ini adalah mengukur tingkat tekanan suara yang diterima mikrofon dan menyajikan hasilnya dalam satuan desibel (dB). Data tersebut membantu pengguna mengetahui tingkat kebisingan pada area pengukuran.
Pembobotan A memberikan respons frekuensi yang mendekati sensitivitas pendengaran manusia pada tingkat suara yang relatif rendah. Pengukuran dB(A) banyak digunakan dalam evaluasi kebisingan lingkungan dan tempat kerja.
Pembobotan C memiliki respons frekuensi yang lebih datar dibandingkan pembobotan A, khususnya pada frekuensi rendah. Pengukuran dB(C) dapat membantu evaluasi suara yang memiliki komponen frekuensi rendah atau tingkat tekanan suara puncak, sesuai kemampuan alat dan prosedur pengukuran.
Alat ukur suara dapat digunakan untuk membantu memeriksa tingkat kebisingan mesin produksi, motor, kompresor, kipas, pompa, dan peralatan mekanis lainnya.
Pengukuran tingkat suara membantu mengidentifikasi area yang berpotensi memiliki kebisingan tinggi dan mendukung evaluasi kondisi lingkungan kerja.
Hasil pengukuran dapat dicatat untuk kebutuhan laporan inspeksi, pemeliharaan fasilitas, evaluasi kondisi akustik, dan perbandingan tingkat suara antararea.
Berikut keunggulan penggunaan alat ukur suara dengan fungsi pembobotan frekuensi A dan C.
Pengukuran tingkat suara dalam dB: Membantu mengetahui intensitas kebisingan secara terukur.
Dukungan pembobotan A dan C: Memungkinkan pemilihan respons frekuensi sesuai kebutuhan pengukuran, jika kedua fungsi tersedia pada unit.
Aplikasi pengukuran beragam: Dapat digunakan untuk pemeriksaan kebisingan di industri, bengkel, gedung, dan lingkungan kerja.
Mendukung inspeksi mesin: Membantu pemeriksaan suara yang dihasilkan peralatan mekanis.
Membantu perbandingan hasil pengukuran: Pengukuran pada beberapa titik dapat digunakan untuk mengevaluasi perbedaan tingkat kebisingan.
Mendukung dokumentasi teknis: Hasil pembacaan dapat dicatat sebagai bagian dari laporan pemeriksaan.
Catatan: Akurasi, kelas instrumen, rentang ukur, resolusi, serta ketersediaan fitur tambahan harus dikonfirmasi melalui lembar spesifikasi resmi Lutron SL-4022.
Lutron SL-4022 Sound Level Meter dapat digunakan untuk mendukung beberapa kebutuhan berikut:
Industri dan manufaktur: Pemeriksaan kebisingan mesin dan peralatan produksi.
Bengkel otomotif: Pengukuran suara mesin dan peralatan mekanis.
Keselamatan dan kesehatan kerja (K3): Pemeriksaan awal tingkat kebisingan di area kerja.
Perkantoran dan gedung: Evaluasi kondisi kebisingan pada ruang kerja dan fasilitas umum.
Laboratorium dan pendidikan: Praktik pengukuran tekanan suara dan pembelajaran akustik.
Pemeliharaan fasilitas: Dokumentasi perubahan tingkat suara peralatan dari waktu ke waktu.
Berikut langkah umum penggunaan alat ukur suara. Pengaturan khusus tetap harus mengikuti buku manual perangkat.
Periksa kondisi alat. Pastikan unit, mikrofon, dan sumber daya berada dalam kondisi baik.
Nyalakan alat. Hidupkan perangkat sesuai petunjuk penggunaan.
Pilih pembobotan frekuensi. Pilih A atau C sesuai tujuan pengukuran dan fitur yang tersedia.
Periksa pengaturan lainnya. Jika tersedia, pilih rentang ukur dan respons waktu sesuai kebutuhan.
Tempatkan mikrofon. Arahkan mikrofon pada posisi pengukuran dan hindari menutupi sensor.
Lakukan pembacaan. Tunggu hingga nilai cukup stabil sebelum mencatat hasil.
Catat hasil pengukuran. Dokumentasikan nilai dB, jenis pembobotan, lokasi, waktu, serta kondisi sumber suara.
Matikan dan simpan alat. Setelah selesai, matikan perangkat dan simpan di tempat yang aman.
Tips pengukuran: Gunakan pengaturan yang sama ketika membandingkan hasil dari beberapa lokasi. Pengukuran dB(A) dan dB(C) tidak dapat dipertukarkan begitu saja karena keduanya memiliki pembobotan frekuensi yang berbeda. Untuk penilaian paparan kebisingan pekerja, ikuti standar pengukuran dan ketentuan K3 yang berlaku.
| Spesifikasi | Keterangan |
|---|---|
| Merek | Lutron |
| Model | SL-4022 |
| Nama produk | Sound Level Meter |
| Jenis alat | Alat ukur tingkat tekanan suara |
| Parameter pengukuran | Tingkat suara atau kebisingan |
| Satuan pengukuran | Desibel (dB) |
| Pembobotan frekuensi | A dan C, sesuai informasi produk yang diberikan |
| Aplikasi | Industri, bengkel, laboratorium, gedung, dan lingkungan kerja |
Penting: Rentang ukur, akurasi, resolusi, kelas instrumen, rentang frekuensi, dan spesifikasi teknis lainnya perlu diverifikasi melalui dokumentasi resmi model SL-4022 sebelum dicantumkan sebagai spesifikasi pasti.